Kerangka Acuan

KERANGKA ACUAN

PROGRAM IMPLEMENTASI FOSS

DI KOTA YOGYAKARTA

  1. Latar Belakang

    Program implementasi Free Open Source Software (FOSS) di Yogyakarta, adalah program yang bukan pertama kali dilakukan di daerah ini. Pemkot Yogyakarta, Yayasan AirPutih, serta didukung oleh komunitas Open Source di Yogyakarta sejak tahun 2008 telah bersama-sama mensosialisasikan penggunaan perangkat lunak dengan kode sumber terbuka ini. Sebuah pekerjaan panjang yang dilakukan tahap demi tahap. Setelah melalui beberapa tahapan awal program, secara resmi kerjasama antara Pemerintah Kota Yogyakarta dengan Yayasan AirPutih tentang implementasi FOSS dimulai sejak 2 Maret 2009 dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman antara Yayasan AirPutih dan Pemerintah Kota Yogyakarta.

    Program ini tidak lepas dari kendala-kendala. Berdasarkan evaluasi program, kebutuhan akan keberadaan helpdesk lokal yang mampu memberikat dukungan kepada para pengguna FOSS apabila terjadi permasalahan sangat berperan penting. Ketiadaan helpdesk lokal yang siap apabila dibutuhkan, menjadi faktor penting berhasil tidaknya program impelentasi FOSS ini.

    Seperti yang telah disampaikan di awal, bahwa implementasi FOSS adalah pekerjaan yang panjang, pekerjaan yang tidak boleh berhenti di tengah jalan dan setengah-setengah. Oleh karena itu, baik Pemerintah Kota Yogyakarta, Yayasan AirPutih, INFEST Yogyakarta, serta komunitas penggiat FOSS merasa perlu untuk terus melanjutkan apa yang sudah dilakukan, dalam mencapai hasil yang lebih baik berdasarkan evaluasi program

  2. Tujuan Kegiatan

    Tujuan dari kegiatan implementasi FOSS ini adalah:

      1. Tujuan jangka panjang ialah:

        1. Menghindarkan Indonesia umumnya dan Kota Yogyakarta khususnya dari ketergantungan pada perangkat lunak yang mahal dan tertutup,

        2. Sebagai bentuk partisipasi aktif Pemerintah Kota Yogyakarta dalam rangka mendukung upaya penegakan hukum terhadap penggunaan perangkat lunak ilegal di lingkungan pemerintahan, serta partisipasi aktif dalam rangka mendukung program Indonesia Go Open Source (IGOS),

        3. Meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia Pemerintah Kota Yogyakarta di bidang penggunaan teknologi komputer,

        4. Menjadikan Kota Yogyakarta sebagai pelopor dan acuan penggunaan Perangkat Lunak Open Source di lingkungan pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

      2. Tujuan jangka pendek:

        1. Mengimplementasikan penggunaan Perangkat Lunak Open Source sebagai Perangkat Lunak Legal di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta.

        2. Sebagai langkah persiapan dalam rangka menindaklanjuti SE MENPAN No SE/01/M.PAN/03/2009 tentang Penggunaan FOSS di lingkungan instansi pemerintahan.

  3. Sasaran Kegiatan

    Sasaran dari kegiatan implementasi FOSS di Kota Yogyakarta meliputi:

      1. Dilakukannya pemasangan perangkat lunak berbasis FOSS pada perangkat komputer di total 25 kantor dinas/ badan/ bagian di lingkungan pemerintah kota di Kota Yogyakarta.

      2. Pendampingan terhadap kantor-kantor dan kecamatan-kecamatan tersebut dalam menggunakan perangkat lunak berbasis FOSS.

      3. Membentuk SDM yang mampu memberikan dukungan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang dialami oleh para pengguna FOSS di tingkat lokal, baik ditingkat kabupaten maupun tingkat Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD).

  4. Para Pihak

    Para pihak yang terlibat dalam kegiatan implementasi FOSS  di Kota Yogyakarta ini adalah:

      1. Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta, sebagai penerima manfaat;

      2. Yayasan AirPutih, sebagai konsultan dan fasilitator;

      3. infest Yogyakarta, sebagai pelaksana program.

    Masing-masing pihak akan bertanggung jawab dan turut berperan aktif dalam upaya-upaya mensukseskan implementasi FOSS di Kota Yogyakarta sesuai dengan peran dan fungsi yang dimilikinya seperti yang tercantum dalam MOU bersama.

  5. Metodologi

    Kegiatan implementasi FOSS di Kota Yogyakarta ini akan dilaksanakan dengan berpedoman kepada mekanisme kerja sebagai berikut:

      1. Struktur Kerjasama

    Struktur kerjasama antara Pemerintah Kota Yogyakarta, Yayasan AirPutih serta Infest Yogyakarta dijabarkan dalam skema di bawah ini:

    Gambar : Skema Kerjasama

      1. Peran Para Pihak

    Peran dan Fungsi para pihak dalam kegiatan implementasi FOSS di Kota Yogyakarta adalah:

        1. Pemerintah Kota Yogyakarta

          1. Mendorong penggunaan perangkat lunak FOSS dilingkungan kantornya masing – masing.

          2. Membantu kelancaran kegiatan migrasi.

          3. Memfasilitasi rapat pembahasan migrasi antara pemerintah dan pelaksana.

        2. Yayasan AirPutih

          1. Melakukan asistensi pelaksanaan kegiatan, dengan melakukan komunikasi melalui media mailing list, email, atau telfon.

          2. Mengawasi pelaksanaan kegiatan dengan metode pengawasan langsung dan tidak langsung.

          3. Pengawasan langsung dilakukan dengan terjun ke lapangan dan mengamati kegiatan secara periodik.

          4. Pengamatan tidak langsung melalui evaluasi laporan kegiatan.

        3. INFEST Yogyakarta

          1. Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan migrasi secara teknis.

          2. Membuat laporan aktivitas pelaksanaan migrasi.

          3. Menyiapkan SDM di setiap SKPD dan kantor Kecamatan untuk menjadi helpdesk di wilayah kerjanya masing – masing

  6. Waktu Pelaksanaan Kegiatan

    Waktu pelaksanaan kegiatan migrasi dijelaskan dalam lampiran terpisah.

  7. Pembiayaan Program
      1. Sumber Pendanaan

    Yayasan AirPutih membiayai biaya operasional pelaksana migrasi perangkat lunak Open Source, seperti yang dicantumkan dalam proposal.

    Biaya lain yang timbul di luar biaya yang telah disepakati, menjadi tanggungan masing-masing pihak.

      1. Tahapan Pendanaan

    Ketentuan tahapan pendanaan oleh  Yayasan AirPutih terhadap biaya operasional pelaksana migrasi perangkat lunak Open Source adalah sebagai berikut:

        1. Tahap Pertama pendanaan, diberikan untuk pembangunan sekertariat dan persiapan peralatan, besarnya ditentukan berdasarkan Rencana Anggaran Biaya;

        2. Tahap Kedua, pendanaan sebesar 80%, diberikan berdasarkan Rencana Anggaran Biaya;

        3. Tahap Terakhir pendanaan sebesar 20 %, diberikan dengan syarat-syarat sebagai berikut:

          1. proses implementasi FOSS telah selesai pada minimal 70% dari total jumlah kantor dinas/ badan/ bidang/ kecamatan, sesuai dengan yang dijadwalkan.

          2. menyerahkan laporan bulanan keuangan program serta laporan bulanan pencapaian program kepada Yayasan AirPutih.

          3. Menandatangani pernyataan kesanggupan menyerahkan Laporan Akhir kegiatan selambat-lambatnya 30 hari setelah selesainya kegiatan secara keseluruhan.

  8. Mekanisme Pengiriman Pendanaan

    Pengiriman pendanaan kegiatan akan dilakukan melalui transfer Bank dari Yayasan AirPutih ke Infest Yogyakarta, dengan akun Bank :

    Nomor :  3838-01-001671-53-9

    Nama : INFEST

    Bank : BRI Unit Timoho Katamso Yogyakarta.

** 0 **


Leave a Reply